Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal?

Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal?

Jum'at, 28 Agustus 2026
Admin
Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal?

Ban merupakan salah satu komponen mobil yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan. Karena itu, tekanan angin ban mobil perlu diperhatikan agar kendaraan tetap nyaman dan aman digunakan.

Masih banyak pemilik mobil yang menentukan tekanan ban hanya berdasarkan perkiraan atau mengikuti angka yang tertulis pada dinding ban. Padahal, angka tersebut bukan selalu tekanan yang direkomendasikan untuk penggunaan kendaraan.

Lalu, berapa tekanan ban mobil yang ideal?

Tidak Ada Satu Angka untuk Semua Mobil

Tekanan ban yang tepat bisa berbeda antara satu mobil dengan mobil lainnya. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh model kendaraan, ukuran ban, distribusi beban, dan rekomendasi dari pabrikan.

Untuk mobil Daihatsu, informasi tekanan ban dapat ditemukan pada stiker rekomendasi kendaraan atau buku manual. Pada beberapa model, posisi stiker berada di area pintu pengemudi.

Sebagai contoh, rekomendasi tekanan ban Daihatsu Xenia dan Terios tidak sama. Data resmi Daihatsu mencantumkan Xenia pada kisaran 33 PSI untuk ban depan dan 32 PSI untuk ban belakang, sedangkan Terios tercantum 34 PSI di depan dan 38 PSI di belakang, tergantung spesifikasi kendaraan.

Karena itu, sebaiknya jangan menyamakan tekanan ban antarjenis mobil.

Apa yang Terjadi Jika Ban Kekurangan Angin?

Tekanan ban yang terlalu rendah dapat meningkatkan hambatan gulir sehingga mobil terasa lebih berat ketika dikendarai. Dalam kondisi tertentu, konsumsi bahan bakar juga dapat meningkat.

Selain itu, ban dapat mengalami keausan yang tidak merata, terutama pada bagian sisi tapak. Mobil juga bisa terasa kurang stabil ketika melewati tikungan atau permukaan jalan yang tidak rata.

Bagaimana Jika Tekanan Ban Terlalu Tinggi?

Mengisi ban dengan tekanan yang terlalu tinggi juga bukan solusi.

Ban dapat terasa lebih keras ketika melewati jalan yang tidak rata. Area tengah tapak ban juga berpotensi mengalami keausan lebih cepat dan daya cengkeram dapat berkurang.

Jadi, prinsipnya bukan semakin banyak angin semakin baik. Gunakan tekanan sesuai rekomendasi kendaraan.

Kapan Waktu Terbaik Mengecek Tekanan Ban?

Sebaiknya tekanan ban diperiksa ketika ban masih dalam kondisi dingin. Ban yang baru digunakan dalam perjalanan cukup jauh akan mengalami peningkatan temperatur sehingga tekanan udara di dalamnya juga dapat berubah sementara.

Pemeriksaan juga sebaiknya dilakukan secara rutin dan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Jangan Hanya Melihat Kondisi Ban

Ban yang terlihat tidak kempis belum tentu memiliki tekanan yang tepat. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya menggunakan alat pengukur tekanan ban.

Selain tekanan, perhatikan juga apakah terdapat benda yang menancap, retakan, benjolan, atau keausan yang tidak normal. Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mengetahui kondisi ban sebelum mobil digunakan.

Kesimpulan

Tekanan angin ban mobil yang ideal bukan ditentukan berdasarkan perkiraan, tetapi mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan.

Periksa informasi pada stiker kendaraan atau buku manual untuk mengetahui angka yang tepat. Lakukan pemeriksaan secara berkala, terutama sebelum perjalanan jauh.

Bagi pemilik mobil Daihatsu di Gresik, pemeriksaan kondisi ban juga dapat dilakukan saat melakukan servis berkala di Astra Daihatsu Gresik. Dengan kondisi ban yang terjaga, perjalanan sehari-hari bersama keluarga maupun aktivitas kerja dapat terasa lebih nyaman.

Jangan menunggu ban terasa bermasalah. Cek tekanan anginnya secara rutin dan gunakan angka yang sesuai rekomendasi kendaraan.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar